TIAN is My Name

Hi bloggers lama tidak pernah menyapa kalian. Yang pastinya kalian pasti selalu sehat. Oh yach tema postingan kali ini saya ingin berbagi pengalaman seputar perencanaan keuangan. Aslinya saya saat ini menempuh kuliah jurusan Ekonomi program study manajemen jadi nyambung yach kalo membahas tema perencanaa keuangan.

Bloggers pernah mendengar seseorang berkeluh kesah atau ada yang sharing seperti ini, “ wah saya dah kerja bertahun tahun tetapi kok sampai saat ini saya belum merasakan perubahan dalam hidup saya”. Ngak usah jauh- jauh dech keluhan seperti ini mungkin “saya dah kerja tiga tahun tetapi uangnya ke mana semua yach???” Jika ada yang seperti itu maka bisa dipastikan bahwa ada yang salah dalam perencanaan keuangannya.

Saya bukan financial planner tetapi saya sangat tertarik mempelajari dunia tersebut. Emank sich uang dan harta ngak akan dibawa mati, tetapi siapa coba yang mau hidupnya tidak mengalami perubahan atau siapa yang mau bekerja berpuluh tahun tetapi hasilnya tidak pernah terlihat. Bloggers belum ada kata terlambat. Kalau sadar berarti masih normal, yang repot kalau berprinsip “kita kan kerja untuk menikmati hidup, jadi ngapain gaji disimpan- simpan toch juga hidup ini hanya sementara” nah orang- orang yang berprinsip seperti itu bisa dijamin adalah orang-orang yang tidak pernah mau peduli dengan hidupnya di masa yang akan datang.

Berbekal dari pengalaman di atas banyak tenaga kerja muda yang menghabiskan penghasilan mereka hampir semuanya untuk konsumtif antara lain hp baru, note book baru, sepatu baru, pakaian baru pokoknya semuanya yang super baru dech (kembali ke life style masing- masing). Saya tidak mengatakan itu tidak boleh itukan hak setiap orang toch juga penghasilan sendiri. Tetapi postingan saya ini mau mengajak blogger yang mau diajak untuk hidup dengan perencanaan keuangan. Yang mau ikut ayo……yang tidak mau abaikan saja postingan ini.

Bagi tenaga kerja muda yang dah berpenghasilan di atas UMR apalagi masih jomblo (samma…..) inilah saatnya kita memulai perencanaan keuangan.

  1. Buka donk rekening tabungan yang rutin diisi tanpa ada ATM jadi murni menabung aja. Ngak usah banyak banyak. Minimal 10% dari gaji. Jadi kalo gajinya satu juta yach nabungnya minimal 100.000 per bulan kalo lebih lebih bagus lagi. INGAT JANGAN DITARIK HARAM HUKUMNYA he…he…he
  2. Sisa dari tabungan di atas pasti akan digunakan untuk keperluan rutin (cash flow) dan keperluan konsumtif lainnya. Nach kalau disini sangat relatif tergantung kebutuhan rutin anda sebulannya. Menurut saya langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan pencatatan kebutuhan rutin pada sehelai kertas. Nah dari kebutuhan rutin tersebut pasti ada yang bisa dikurangi dan ada yg bisa ditambah sesuai kondisi dan kebutuhan per bulannya.
  3. Buat target impian anda yang hendak dicapai lima tahun ke depannya (apalagi kalau anda bekerja di perusahaan mapan dan perpenghasilan tetap). Tentu semakin banyak impian anda maka cara untuk mengalokasikan dananya pun juga berbeda- beda.
  4. Usahakan jika punya pinjaman “hutang konsumtif jangan lebih 15% dan jangan lewat dari jangka waktu tiga tahun yach…”

Nah postingan kali ini cukup sekian dulu. Lakukan dulu tahap-1 yaitu MEMBUKA REKENING TABUNGAN yang tidak untuk ditaring tetapi murni MENABUNG.

Komentar Terbaru

Blog Stats

  • 6,955 hits

Blog fam

BlogFam Community

Angingmammiri

banner angingmammiri